Dukung Pengembangan UMKM Dispora Kukar Perluas Akses Pendanaan Bagi Pelaku Wirausaha Muda Melalui KKI

img

Kadispora Kukar Aji Ali Husni/pic:tanty

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebagai upaya mendukung pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong perluasan akses pendanaan melalui kerja sama dengan program Kukar Kredit Idaman (KKI).

 

Program ini menjadi langkah strategis Dispora Kukar dalam membantu pemuda mengembangkan usaha mereka secara mandiri dan berkelanjutan

 

Hal tersebut diungkapkan Kadispora Kukar Aji Ali Husni. Ia mengatakan Dispora Kukar memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di daerah.

 

“Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah dengan memperluas akses pendanaan bagi pemuda melalui kerja sama dengan program Kukar Kredit Idaman (KKI),” ujar Ali Selasa (15/04/2025)

 

Diketahui KKI merupakan sebuah inisiatif kredit usaha berbunga ringan dari Pemerintah Kabupaten Kukar.

 

Kredit Kukar Idaman sendiri adalah program kredit dari Bankaltimtara yang dicanangkan oleh Pemkab Kukar untuk pelaku UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses permodalan dan daya saing usaha. 

 

“Melalui KKI ini, mereka yang ingin mengembangkan usahanya dapat meminjam permodalan dengan bunga 0%,” jelas Ali

 

Selain itu Ali menyebutkan, melalui program KKI juga sebagai upaya untuk menghindarkan para wirausaha muda maupun UMKM terhadap iming-iming rentenir.

 

Ali juga mengatakan, dalam hal ini Dispora Kukar membantu menghubungkan para wirausaha muda dengan akses permodalan yang terjangkau.

 

“Program KKI kita harapkan menjadi solusi konkret bagi pemuda-pemudi yang ingin mengembangkan atau memperluas skala usahanya,” tandasnya

 

Kadispora Kukar tersebut menekankan, program kerja sama ini terus di dorong lantaran Dispora Kukar menilai bahwa pendanaan sering kali menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha.

Oleh karena itu, fasilitasi terhadap akses kredit usaha menjadi prioritas penting dalam program pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan. (Adv/Tan)